• Majalah SCG
  • Majalah SCG
  • Majalah SCG
Komunitas / Jumat, 05/02/2016 17:42 WIB
Pinter Menulis di SUB Letter

Menulis, hampir semua orang bisa. Tapi bagaimana dengan menulis dengan keindahan seni. Mereka yang punya hobi sama, penyuka seni menulis indah berkumpul. Mendalami keahlian menulis, hingga berbuah hasil secara ekonomis pun mereka dapatkan.

Bertemu dan saling sharing pengalaman dan pengetahuan dalam hal seni menulis indah ini sudah menjadi agenda rutin. Walaupun hari dan tanggalnya tiap bulan tidak tetap, tetapi anggota komunitas SUB Letter ini selalu berusaha menggelar Pen Meetup, istilah keren di antara mereka untuk menyebut pertemuan komunitas.

Komunitas yang usianya baru setahun ini lahir di Surabaya, setelah sebelumnya terbentuk embrio komunitasnya di Jakarta. “Dalam skala nasional lebih dahulu ada wadah komunitas lettering, salah satunya berpusat di Jakarta,” terang Alexander Khang, dari SUB Letter, kepada Majalah SCG pertengahan Januari lalu.

Induk komunitas yang menjadi inspirasi lahirnya komunitas SUB Letter adalah, komunitas BelmenID. Pada awalnya berkembang melalui Instagram dengan akun @belmenID. Di beberapa kota besar lainnya di negeri ini mulai muncul, komunitas-komunitas pehobi seni menulis ini.

Di Surabaya pertama kali digelar pen meetup pada 10 Januari 2015. Sejak itu mereka pun bertemu hampir tiap bulan. Pertama kali berdiri, masih menggunakan nama Belmen Surabaya.

Setelah melalui berbagai pertimbangan, salah satunya ingin menguatkan identitas sebagai bagian dari kota Surabaya. Kemudian pada bulan Juli 2015, nama Belmen Surabaya berganti menjadi SUB Letter, (SUB adalah kode untuk Surabaya).

Kian hari peminat dunia menulis indah ini makin banyak. Mulai dari anak muda hingga yang sudah dewasa. Dari yang masih duduk di bangku sekolah, hingga mereka yang sudah bekerja. Komunitas ini kerap pula menggelar workshop di beberapa tempat di Surabaya.

Pada setiap kesempatan workshop, responnya selalu banyak peminat. Apalagi ketika mereka sedang mengikuti pameran, selalu saja banyak pengunjung meminta bantuan menuliskan kata atau nama untuk mereka.

Komunitas ini bersifat terbuka, artinya siapa pun bisa bergabung. Dsn tanpa dikenakan biaya sepeser pun. Untuk menjadi anggota, apa syarat yang harus dipenuhi? “Syaratnya bisa pegang pensil dan bisa menulis,” tegas Alex, diiringi tawa.

Simak info tentang komunitas SUB Letter di Majalah SCG edisi Februari 2016 atau download versi e-magznya di website ini

kirim komentar