• Majalah SCG
  • Majalah SCG
Komunitas / Selasa, 26/01/2016 14:45 WIB
Petikan Gitar Klasik

Berangkat dari keprihatinan matinya event-event yang menggunakan alat musik gitar klasik, sekolah musik yang tidak lagi banyak mengajarkan musik melalui gitar klasik, hobi dan ketertarikan yang sama, pada tahun 2011 terbentuklah komunitas Gitar Klasik di Surabaya disebut dengan Surabaya Classic Guitar Community (SCGC). Agenda awal dibentuknya komunitas ini yaitu dengan menyusun sebuah kompetisi.

“Tahun 2011 kita bikin kompetisi, ada di Resto Nine di daerah Mayjen. Di tahun 2011 itu saya ketemu dengan Pak Partiono, lalu saya ketemu dengan Pak Yanuar, Pak Victor, dan yang terakhir saya juga bertemu dengan Dokter Daniel yang akhirnya menyediakan tempat kami latihan karna ternyata Dr. Daniel punya hobi yang sama,” ujar Alex dari Surabaya Classic Guitar Community kepada SCG.

Daniel Holistic Dentistry Center, tempat praktik Dr. Daniel menjadi tempat berkumpulnya para anggota SCGC setiap kali akan latihan. SCGC sendiri belum mempunyai anggota tetap, masih keluar-masuk. Jelasnya setiap kali latihan tidak kurang dari 30 anggota yang selalu hadir, dan untuk konser pasti penuh kurang lebih 100 orang.

“Dulu beliau (Dr. Daniel) mengajar juga, tapi beliau lebih memilih menjadi dokter. Cuma tetep beliau gak hilang hobinya bermain gitar klasik. Bahkan beliau bilang pada saya; dari gitar ini, tangan saya yang kaku karna memegang alat-alat dokter, menjadi sehat,” lanjut Alex menjelaskan diiringi petikan-petikan nada dari gitar klasik yang dimainkan beberapa anggota SCGC saat ditemui di tempat praktik Dr. Daniel.

Gitar klasik ternyata tidak hanya memiliki fungsi educated, pembelajaran bagi pemainnya, tapi juga sebagai terapi dan bermanfaat untuk kesehatan. Meski keberadaannya masih minoritas dibanding keberadaan band, penonton belum mencapai ribuan, tapi suatu saat penggemar gitar klasik pasti bertambah banyak.

Selain di tempat praktik Dr. Daniel, SCGC biasa ditemui memetik gitar klasiknya di Starbucks National Hospital, Graha Family, Wiyung, Surabaya. SCGC mencari tempat yang tidak terlalu bising dan pastinya tidak mengganggu pengunjung lain. Bahkan Alex menuturkan bahwa keberadaan SCGC di muka umum justru menarik perhatian pengunjung untuk ikut menyanyi bersama alunan nada-nada dari gitar klasik.

Beragam usia mulai dari 8 tahun hingga 70 tahun memetik gitar klasik di komunitas ini. Komunitas ini membukakan pintu bagi siapa saja yang ingin belajar gitar klasik. Tentu pada usia 8 tahun ke atas, karena untuk usia 7 tahun kebawah masih terlalu dipaksakan. Sulit dan agak berat untuk memegang gitarnya walaupun ada gitar yang kecil, namun disarankan untuk belajar piano atau bernyanyi saja karena dirasa lebih mudah.

Info lengkapnya ada di Majalah SCG edisi Januari 2016 atau download versi emagznya di website ini

kirim komentar