• Majalah SCG
  • Majalah SCG
  • Majalah SCG
  • Majalah SCG
Ternyata / Kamis, 01/10/2015 12:13 WIB
Kampung Lawas Maspati

Surabaya memang telah menjadi kota modern. Tapi jangan lupa, kota ini dibangun dan berkembang berangkat dari kampung-kampung. Tak salah bila ada yang menyebut kota ini dengan sebutan Kampung Besar Surabaya. Dan orang-orang kampung asli Surabayalah yang berjasa besar membangun kota hingga menjadi metropolitan seperti sekarang.

Salah satu orang-orang kampung yang patut dicatat dalam sejarah pembangunan kota yakni warga kampung Maspati, terutama di lingkungan RW 08. Kesadaran mereka mungkin mulai tergerak oleh sebuah acara lomba kampung, namun mengakui keseriusan warga dalam menata dan membentuk kampungnya hingga seperti sekarang, tentu lebih patut mendapat apresiasi.

Mereka bergerak bukan asal memperbagus penampilan kampung yang terdiri dari 6 gang yang tak cukup lebar itu. Mereka bahkan sangat bersemangat untuk menjadikan kampungnya menjadi tujuan wisata khas Surabaya.

Keinginan itu bukan isapan jempol semata, karena kampung ini memang dilengkapi obyek-obyek menarik yang memenuhi syarat sebagai tempat wisata. Ada sejarah di dalamnya yang ditandai banyak bangunan kuno, ijonya kampung yang teduh dan asri, serta beragam produk olahan karya warga kampung. Semua itu akan menarik bagi wisatawan lokal, bahkan wisatawan asing.

Kini, kata Sabar Soeastono, Ketua RW 08 Maspati, Kelurahan Bubutan Kecamatan Bubutan Surabaya, tamu wisatawan sudah banyak diarahkan untuk menikmati wisata kampung lawas Maspati. Wisatawan asing juga sudah beberapa kali mampir melihat keaslian kampung wisata Maspati ini. Ada yang dirujuk dari dinas-dinas Pemkot Surabaya dan ada yang datang sendiri, baik rombongan maupun perorangan.

Penasaran apa saja yang ada di Kampung Lawas Maspati? Baca Majalah SCG edisi Oktober 2015 atau download e-magznya di website ini

kirim komentar