Majalah SCG
Suroboyoan / Senin, 03/06/2013 12:12 WIB Enjoy Surabaya

Berkembang sebagai kota metropolitan, Surabaya tetap memiliki kekayaan destinasi wisata yang beragam. Perlu makin disebarkan lagi informasinya, biar warga kota tahu kekayaan wisata kotanya.

Boleh jadi tak semua warga kota Surabaya tahu kalau kota ini nyatanya memiliki banyak obyek wisata. Yang perlu dipahami, obyek wisata itu tak melulu ada di pusat kota. Beberapa obyek wisata baru, misalnya, berada nun jauh di pinggir kota. Sebut misanya, wisata mangrove Wonorejo atau Rungkut.

Yang pasti, ada banyak banyak pilihan tempat wisata yang bisa dibuat untuk rekreasi keluarga. Tinggal pilih mau wisata alam, wisata lingkungan, bangunan heritage, museum, taman kota, religi, dan sebagainya. Semua obyek wisata itu terbuka untuk dikunjungi oleh warga kota Surabaya.

Memang beberapa destinasi masih memerlukan penanganan lebih baik. Wajahnya perlu dipoles agar lebih indah dan cantik. Tentu ini sudah menjadi bahan pemikiran Pemerintah Kota Surabaya. Tinggal menunggu waktu untuk realisasinya sesuai yang dinginkan.

Tapi diantara destinasi yang sudah ada, sebenarnya cukup terawat dan nyaman untuk dikunjungi. Dan, masyarakat pengunjung juga mesti ikut menjaga kelestarian dan kebersihannya. Kepedulian warga untuk ikut menjaga dan merasa memiliki tempat-tempat wisata itu, akan membantu kenyamanan destinasi tersebut.

Sekadar contoh, tamutamu APEC yang berkunjung ke Surabaya beberapa waktu lalu mengacungi jempol untuk kota ini. Selama mereka diajak tur keliling kota mengunjungi beberapa titik destinasi, seperti rumah kediaman para pahlawan masa lalu, mereka menyatakan salut. Kota ini, kata mereka, masih merawat dengan apik peninggalan-peninggalan sejarah.

Soal menjaga kenyamanan dan keamanan, selain menjadi tanggung jawab bersama, Polwiltabes Surabaya unit Pam Obvit juga bertugas membantu terjaganya keamanan di beberapa tempat, termasuk destinasi wisata. Bukankah obyek wisata itu fasilitas publik yang perlu dijaga bersama keamanannya?

Selain pengamanan destinasi wisata, Pam Obvit juga bertugas untuk mengamankan beberapa aset lainnya, seperti Kilas (perwakilan asing), waster (pengawasan tertentu seperti migas dan pertamina), dan lemneg (representasi lembaga negara, seperti kantor kantor walikota atau gubernur).

Di beberapa tempat memang secara rutin sudah dijaga. Namun, beberapa tempat lain masih perlu mengajukan permohonan bila menginginkan penjagaan. Sebut misalnya, pagelaran konser yang menggunakan fasilitas publik, atau kantor-kantor yang memerlukan penjagaan. Polisi adalah sahabat masyarakat, sehingga membantu keamanan adalah menjadi tugas kepolisian.

 

*) Kanit Pariwisata Sat Pam Obvit Polrestabes Surabaya