• Majalah SCG
Rona Kota / Jumat, 01/02/2013 12:46 WIB
Salsa Bersama Ekspatriat

Di Surabaya tarian Salsa memang belum populer. Namun sebagai kota yang terus berkembang, dan dengan masyarakatnya yang terbuka, peluang membesarkan komunitas Salsa sangat mungkin dilaksanakan. Keoptimisan tersebut terpancar dari seorang Joyce Sudarto, notaris di Surabaya yang belum lama mengenal tarian yang membuatnya kepincut itu. “Ekspatriat Amerika Latin yang gemar menari Salsa di Surabaya pun cukup banyak.” ujarnya.

Sayangnya, di Surabaya belum ada tempat yang pas untuk menari. Beda dengan di Jakarta atau Bali sudah ada café-café khusus untuk penggemar Salsa yang secara periodik menampilkan tarian tersebut sebagai andalan  untuk menarik pengunjung.

Sebagai upaya pengembangan Salsa di Surabaya, pada Januari tahun ini, sekitar 30-an orang perintis komunitas Salsa Surabaya bertemu di Cat’s Pajamas. Sejumlah mahasiswi dari Amerika Latin yang kuliah di Surabaya juga diajak terlibat. Selain itu, para pegiat Salsa dari Yogyakarta dan Jakarta juga diajak untuk memberikan pelatihan tentang teknik-teknik Salsa.

kirim komentar