• Majalah SCG
Rona Kota / Sabtu, 29/06/2013 12:57 WIB
Investasi PMA di Jatim Meningkat

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Pameran Pelayanan Publik 2013 di Lapangan Kodam V Brawijaya, mulai 28-30 Juni 2013. Selain untuk memeringati Hari Pelayanan Publik se-Dunia yang jatuh pada 23 Juni 2013, pameran ini sekaligus untuk memberi bukti komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Pameran yang diikuti 38 kabupaten/kota di Jawa Timur ini, digelar untuk menunjukkan kemajuan Jawa Timur dalam hal pelayanan publik dan perizinan investasi.

Soekarwo, Gubernur Jawa Timur, dalam sambutan pembukaan pameran, Sabtu (27/6) mengatakan, Jawa Timur telah dinobatkan sebagai provinsi nomor satu di Indonesia dalam hal pelayanan publik. Ini dibuktikan, katanya, dengan makin meningkatnya investasi yang masuk di Jawa Timur, terutama investasi asing. Beberapa negara yang membenamkan modalnya di Jawa Timur, antara lain Singapura, Korea, dan Jepang. Negara-negara ini kebanyakan bergerak dalam investasi bidang makanan dan minuman.

Data BPM Provinsi Jawa Timur mengungkapkan nilai investasi dari Penanaman Modal Asing (PMA) di Jatim pada triwulan pertama 2013 mencapai Rp 7,09 triliun. Sedangkan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Non Fasilitas (UKM), jumlahnya masing-masing mencapai Rp 9,01 triliun dan Rp 15,08 triliun. Sehingga, total nilai investasi yang masuk ke Jatim pada triwulan pertama tahun ini mencapai Rp 31,18 triliun.

Dalam pameran yang terbuka untuk umum ini, ada 100 lebih stan yang di dalamnya terdapat unit pelayanan, instansi Pemprov Jatim, kab/kota, BUMN serta BUMD. Selain pameran pelayanan publik, ada juga stand yang dipakai untuk menggelar produk-produk kreatif yang dihasilkan UMKM di Jawa Timur.

kirim komentar