Majalah SCG
Suroboyoan / Senin, 08/04/2013 14:09 WIB Wisata Bahari Surabaya Nirwan Yudha

Tempat wisata bahari yang ada, harus ditata maksimal agar lebih menarik. Mungkin tidak mudah, tapi Kenjeran sebagai salah satu potensi wisata bahari Surabaya pun, mau tidak mau, harus terus berbenah.

Obyek wisata alam yang dimiliki kota Surabaya, paling hanya ada dua yang skalanya besar. Kebun Binatang Surabaya dan Pantai Kenjeran. Kedua obyek wisata andalan Surabaya itu kondisinya terus merosot. Kalau wisata alam seperti ini dibiarkan, hanya sekadar bertahan, lambat laun tidak akan bisa diharapkan.

Kenjeran pun tidak bisa hanya dibangun fasilitas-fasilitas, tanpa kegiatan pendukung. Sedikit waktu yang diberikan kepada saya untuk mengelola Kenjeran, merupakan kesempatan emas untuk menyediakan program dan kegiatan yang mampu menyedot kunjungan wisatawan.

Program dan kegiatan itu tidak mengandalkan anggaran pemerintah, karena tentu tidak akan cukup. Berusaha sendiri dari berbagai sumber memang harus dilakukan untuk memenuhi mimpi-mimpi indah di Kenjeran. Toh, berbagai penambahan fasilitas bisa dilakukan. Seperti penambahan tempat bermain anak, penanaman pohon agar menjadi lebih rindang, dan penyediaan lapangan volley pantai.

Kalau berpikir kekurangan tentu masih ada segunung persoalan. Tapi masalah itu tak lantas menghentikan langkah. Pembenahan-pembenahan secara fisik masih akan terus diusahakan. Yang kini menjadi perhatian dan konsentrasi adalah suguhan berbagai kegiatan untuk gula-gula kunjungan wisatawan di Kenjeran.

Apa yang sudah dilakukan dalam beberapa bulan terakhir, setidaknya cukup membanggakan. Seperti lomba volley pantai tingkat nasional yang ternyata mampu menyedot keikutsertaan banyak klub nasional. Tentu kegiatan itu patut menjadi catatan sejarah penting bagi Kenjeran. Kerjasama dengan pihak-pihak ketiga juga menjadi keniscayaan. Seperti dengan Polairud dan Polresta Surabaya. Secara periodik mereka kita ajak untuk melakukan latihan di Kenjeran. Mereka pun dengan antusias melakukan demo speedboat dan jet ski. Tentu ini bisa menjadi atraksi menarik bagi pengunjung.

Selain itu, setiap minggu juga ada atraksi reog, mulai pukul 08.00 – 11.00 wib. Lebih kurang ada 82 perkumpulan reog yang siap menghibur pengunjung. Dan yang pasti sudah diketahui masyakarat adalah adanya pentas musik dangdut. Kegiatan-kegiatan serupa ini mesti ditambah seiring waktu, agar wisatawan memiliki banyak alternatif untuk menikmati kunjungannya di Kenjeran.

Satu hal lagi yang menjadi konsentrasi, yakni keberadaan perahu-perahu nelayan, yang sebenarnya juga sangat menarik dan potensial mendukung kegiatan wisata. Setidaknya, kini ada 62 perahu nelayan yang meramaikan wisata Kenjeran. Hanya saja, mimpi untuk memoles perahu-perahu itu agar lebih cantik masih terkendala pendanaan. Tentu kalau ada perusahaan atau pihak-pihak yang mau kerjasama untuk mempercantik perahu nelayan itu, pastilah akan menjadi nilai plus tersendiri. Silakan kalau ada yang ingin berbagi.

*) Kepala UPTD Kenjeran, Plt dan Kepala UPTD Balai Pemuda