• Majalah SCG
  • Majalah SCG
Khas Surabaya / Rabu, 09/01/2013 13:59 WIB
Marga Mulia Legenda Misoa

Misoa tidak sama dengan sohun, yang dibuat dari tepung kacang hijau, dan bihun, yang dibuat dari tepung beras. Pabrik yang berdiri sejak tahun 1948, dikelola oleh Soebianto Djajawikarta, yang merupakan generasi ketiga pembuat Misoa.

Misoa diproduksi dengan alat tradisional, tak mengandung bahan pengawet, dan tidak menggunakan pengembang. Berbahan tepung gandum, tepung sagu, garam, dan air. Semua bahan dicampur lalu diaduk rata. Adonan yang telah diuleni, lalu ditipiskan.

Adonan tadi kemudian keluar menjadi berhelaihelai mie yang panjang. Dengan menggunakan mesin pemotong, maka helaian misoa ini keluar sesuai dengan ukuran yang diinginkan. Tahap selanjutnya digantung menggunakan bambu, lalu siap dianginanginkan.

Misoa ini lalu dikemas dalam kotak, di bagian depan tertulis “Misua Yang Sedap Rasanya MIRASA Anno 1948” Beratnya 400 gram di dalamnya terdapat 10 gulung misua. Di bagian belakang terdapat lembaran resep mengolah misua.

Masih ada cerita lain seputar Mie, juga beberapa hidangan berbahan dasar mie yang lezat menggugah selera. Semua bisa dinikmati informasinya hanya di majalah Surabaya City Guide edisi Januari 2013. dan bagi para peselancar dunia maya, juga tetap bisa menikmati informasi seputar Surabaya di e-magazine kami di website ini.

kirim komentar