• Majalah SCG
  • Majalah SCG
Rona Kota / Sabtu, 04/05/2013 10:55 WIB
Nyetir pun Ada Masa Kadaluarsa

Risdi, warga Tanjung Layar – Perak, tidak punya firasat buruk sebelumnya. Tiba-tiba saja, saat sedang asyik mengecat kursi di halaman rumah, dikejutkan suara braakk….sejurus kemudian mobil sedan daihatshu miliknya  yang di parkir di depan rumah, pintu bagian kirinya pesok. Rupanya, ada mobil panther yang mundur dan tidak memperhatikan bagian belakang sehingga menghantam bagian kiri pintu mobil milik Risdi. Tak lama kemudian, si pengendara panther turun, seorang bapak sepuh, di sampingnya ada wanita yang juga sama sepuhnya. Si pemilik panther ini langsung meminta maaf, dan mengakui kesalahannya. Risdi pun maklum, apalagi dari pengakuannya, si bapak ini usianya lebih dari 80 tahun.

Melihat dari kasus ini, jika umur minimal memiliki SIM adalah 17 tahun, maka berapa batas maksimal orang boleh memiliki SIM dan masih bolehkah seorang bapak berumur 80 tahun lebih mengendari mobil di jalan raya?

Menanggapi kasus ini, Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP M. Sabilul Alif, SH, SIK, yang hadir  sebagai narasumber di acara Goodyear Care for Your Safety, di Delta Plaza pada 3 Mei 2013, mengatakan, batasan pengendara maksimal umur 70 tahun.  “Persyaratan  SIM A pemohon usia 17 tahun. Pihak kepolisian tidak akan mengeluarkan SIM untuk yang berumur 70 tahun. Kalau pun ada, asalkan fisiknya masih sehat dan harus melalui serangkaian pemeriksaan,”jelas pria yang menjabat Kasatlantas Polrestabes Surabaya sejak desember 2012. 

Dalam presentasinya, Sabilul Alif menjelaskan  pentingnya keselamatan dalam berkendara, bahkan penyebab kematian nomor tiga akibat kecelakaan di jalan raya. Dari data yang ada, korban kecelakaan di Indonesia kurang lebih 12-15 ribu setiap tahun. Di Jawa Timur korban meninggal akibat kecelakaan kurang lebih 1250 per tahun. Di Surabaya, kurang lebih 250-300 per tahun. Kasatlantas menjelaskan, faktor penyumbang kecelakaan di jalan raya, di antaranya; Human error, faktor kendaraan, jalan dan cuaca.

 

 

kirim komentar