Majalah SCG
Suroboyoan / Senin, 08/04/2013 11:56 WIB Mie Surabaya Yusak Anshori

Ada banyak pilihan mie di Surabaya. Pilih yang sehat dan halal saja. Mie menjadi makanan rakyat. Siapa saja menyukai mie, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Apakah itu mie instan, mie ayam rombong pinggir jalan hingga sajian mie di resto dan hotel.

Di Surabaya, mau cari mie model apa saja sudah tersedia. Tinggal selera Anda akan menggiring ke tempat yang mana. Pada level ini, bukan lagi persoalan rasa semata, tapi gaya hidup ikut menjadi pertimbangan utama. Bagi kalangan tertentu, menyantap mie hanya sebagai pengganjal perut. Sajian nasi masih dianggap yang utama, sehingga mereka bisa makan mie dan nasi sekaligus. Pada level lainnya, mie sudah dianggap sebagai pengganti nasi. Seusai makan mie tidak makan lagi makan nasi.

Bagi penjaja mie, yang demikian adalah pasar yang menarik. Karena itu, ada banyak penjual mie di Surabaya yang menyasar pasar sesuai karakter yang unik itu. Tapi banyak pula yang cukup mempertimbangkan kenikmatan rasa. Asal rasanya enak pasti akan diburu oleh pencinta mie. Sajian mie di Surabaya pun bervariasi sesuai karakter orang Surabaya yang unik. Ada yang mengunggulkan kepedasannya, ada yang mencampur dengan bahan-bahan istimewa sehingga menjadikan harganya sedikit lebih mahal.

Apapun kreasi sajian berbahan dasar mie ini disuguhkan, penting mempertimbangkan kesehatan. Perlu tahu lebih dulu apakah bahan-bahan yang digunakan tergolong sehat atau tidak. Karena mie bagi sebagian orang sudah menjadi pengganti nasi, unsur sehat harus diletakkan sebagai pertimbangan utama.
Selain itu, karakter warga Surabaya yang heterogen, para penyedia mie mesti mengembangkan sajian mie lebih variatif. Dan itu tidak susah karena taste orang Surabaya mudah untuk dikenali. Maka, ke depan akan makin banyak menu mie yang bisa dijadikan pilihan. Selamat menikmati ragam mie di Surabaya.

*) Ketua Dewan Pariwisata Indonesia Jawa Timur dan Dosen Universitas Ciputra