• Majalah SCG
Rona Kota / Kamis, 25/04/2013 16:22 WIB
Batiknya Bagus, Tapi Kancingnya Copot

Surabaya ternyata masih belum menjanjikan bagi para desainer, sehingga tidak heran jika banyak desainer lokal yang hijrah ke Jakarta. Hal ini diungkapkan  oleh Kresnayana Yahya Business Observer yang disampaikan dalam acara A Passion For Fashion - Growing Up The Stylish Business, yang digelar Suara Surabaya di Spazio, Rabu (24/4/2013).

Desainer Indonesia juga masih kalah dengan desainer luar negeri. Kata Kresna, para desainer luar negeri punya jadwal  untuk menggelar rancangannya. Dan ini rutin dilakukan setiap tahun. Sedangkan desainer di Indonesia tidak banyak mengadakan pameran dan show hasil rancangannya. Selain minim kreasi, Kresna juga mengingatkan tentang kualitas bahan. Sebagai contoh Kresna mengisahkan pengalamannya sewaktu membeli batik di UKM. “Memang batiknya bagus, tapi baru dipakai sekali, kancing atasnya copot,” kisahnya.

Padahal produk Indonesia, lanjut Kresna juga sudah dikenal di dunia internasional. Seperti di Amerika hampir 60 persen T-Shirt berasal dari Indonesia, “Mau tahu alasannya? Ya, karena ongkos jahitnya paling murah,” ungkapnya. Di masa mendatang,  Kresna juga mengatakan, perkembangan fashion di Indonesia diprediksi akan semakin maju bahkan bisa bersaing di pasar internasional

kirim komentar