• Majalah SCG
  • Majalah SCG
  • Majalah SCG
  • Majalah SCG
Komunitas / Rabu, 01/07/2015 15:35 WIB
Hobi Kucing Makin Booming

Hobi akan kucing konon tiada matinya. Kesukaan orang akan hewan lucu ini tak pernah redup, dan selalu ada sepanjang masa. Seiring waktu jenis-jenis kucing peliharaan pun kian beragam. Banyak yang sekedar suka, namun tidak sedikit pula yang mencintai hingga menekuninya sebagai sebuah bisnis.

Pada pertengahan Mei lalu di Surabaya digelar International Cat Show 2015, event ke-104-105, bertempat di mal BG Junction, kawasan Blauran. Acara yang diselenggarakan ICA (Indonesian Cat Assosiation) Surabaya ini didukung FIFe (Federation Internationale Feline), berlangsung dua hari. Diikuti 80 peserta dari berbagai daerah di Indonesia seperti, Jawa Timur, Tangerang, Jakarta, Bogor bahkan dari Kalimantan. Total terdapat 128 ekor kucing yang mengikuti kontes.

Kian kerapnya event kontes kucing peliharaan, menunjukkan betapa pehobi hewan peliharaan ini semakin banyak. Komunitas menjadi wadah bagi para pecinta kucing. ICA Surabaya satu di antara wadah pehobi tersebut.

ICA pertama kali terbentuk di Jakarta, pada April 2003. Kemudian ICA Surabaya terbentuk tidak lama setelah. “Aktivitas rutinnya dalam komunitas adalah gathering,” jawab Sumiyati, Bendahara ICA Surabaya, kepada Majalah SCG. Menurut Ade, sapaan akrab Sumiyati, dalam komunitas juga ada beberapa kegiatan lain. Selain ada kesempatan sharing seputar kucing, juga digelar pendidikan dan latihan (diklat).

Diklat diberikan pada pehobi pemula, yang ingin mendapat lebih banyak ilmu per- kucing –an. Seperti tentang pola warna, genetika, managemen perawatan. Berdasar hasil diklat tersebut, kelak diarahkan ke mana pehobi tersebut ingin fokus. Sekedar menjadi cat lover, atau mau menekuni breeding. Dalam diklat didukung oleh para mentor dari senior-senior, atau juri nasional dan internasional yang ditunjuk oleh pengurus harian pusat ICA Indonesia.

“Kadang mentornya juga para dokter hewan senior di Surabaya. Para dokter ini akan menjelaskan hal-hal seperti perawatan, kelahiran, penanganan ketika sakit, dan macam-macam vaksin,” urai Ade yang juga memiliki Imoet Cattery.

Bagaiaman ICA berkegiatan dan berkontribusi bagi komunitas penggemar Kucing? Selengkapnya baca di Majalah SCG edisi Juli 2015, atau unduh versi e-magz di sini.

kirim komentar