• Majalah SCG
  • Majalah SCG
Rona Kota / Jumat, 28/03/2014 14:10 WIB
Surabaya di Mata Seniman Yogyakarta

Pertumbuhan sebuah kota umumnya diiringi masuknya kebiasaan baru. Kebiasan itu akan mempengaruhi dinamika sosial maupun budaya dari kota tersebut. Sehingga oleh sebagian masyarakat kebudayaan asli kota tersebut terlupakan.

Hal ini yang ditangkap oleh 16 seniman asal Yogyakarta dan kemudian diwujudkan dalam beragam karya seni rupa, dua dan tiga dimensi. Pada pameran roadshow pertama ini, mengangkat tema Surabaya denga tajuk “Membaca Kota #1: Surabaya” mulai tanggal 28 Maret – 20 April 2014 di Galeri Seni House of  Sampoerna (HoS).

“Beberapa tahun terakhir, kota Surabaya telah tumbuh menjadi kota besar di Indonesia yang sangat diperhitungkan dalam konstalasi politik dan ekonomi nasional. Inilah yang mendasari kami memilih kota Surabaya sebagai kota pertama dari roadshow pameran ini,” ungkap Adita Ayu, koordinator pameran.

Iqi Qoror, salah seniman asal Surabaya, menunjukan rasa keprihatinan terhadap masyrakat Surabaya yang seolah tidak mau menggali lebih dalam kebudayaan dan sejarah kota Surabaya. Dalam karya yang berjudul “Tembok Ratapan”, Iqi gambarkan realita dengan visualisasi gantungan beberapa jas tua dan sebuah manekin dengan bagian atasnya tertutup jas-jas tua. (Foto: Anna/M-Comm)
 

kirim komentar