Majalah SCG
Suroboyoan / Senin, 05/05/2014 10:17 WIB Ngopi yang Tak Sekadar Minum Kopi Oleh : Satria & Tiny *

*) Owner The Barista Coffee & Tea House

 

Gerai kopi tak lagi hanya menjual sensasi kopi. Ia telah menjelma menjadi tempat nyaman untuk relaksasi, sekaligus tempat untuk deal bisnis.

Ada banyak tempat ngopi yang bertebaran di Surabaya. Gerai-gerai kopi sudah menyuguhkan nuansa yang nyaman untuk sekadar bercengkerama dengan keluarga maupun relasi bisnis. Suasana yang demikian itu juga yang membuat saya dan keluarga betah berlama-lama untuk mengisi waktu luang.

Ada beberapa café di Surabaya yang pernah menjadi tempat favorit untuk keluarga saya. Kami suka mengisi waktu intim bersama keluarga di café-café. Lambat laun kesukaan ngopi di café memberi inspirasi untuk juga mengembangkan bisnis serupa, hingga akhirnya membuka The Barista Coffee & Tea House yang terletak satu area dengan SPBU Kayoon.

Café memang telah mengalami perkembangan yang signifikan, baik dari segi bisnis maupun konsep yang merujuk kepada banyak nilai dan fungsi. Ada nilai-nilai baru yang mengiringi budaya ngopi. Ngopi di café bisa untuk relaksasi dari kepenatan kerja sehari-hari. Di café pula sering bertemu dengan relasi bisnis untuk lobi dan deal bisnis.

Karena itu, café-café di Surabaya berlomba menawarkan berbagai konsep yang unik demi memberi kenyamanan pelanggan. Mulai dari interior ruangan, menu kopi unggulan, cara penyajian, hingga suasana dan layanan yang lebih personal dan memuaskan.

The Barista, misalnya, menyuguhkan konsep café layaknya rumah kedua. Konsumen diberi kenyamanan layaknya di rumah sendiri. Konsep indoor dan outdoor memberi nuansa yang sama dengan cara ngopi di rumah. Seduhan kopi dan penyajiannya ditingkahi tangan-tangan ahli art dalam perkopian. Bukan dengan mesin coffee maker yang sudah tidak mengindahkan lagi sentuhan seni dan rasa.

Rasanya, keinginan menyuguhkan kopi yang enak dan nikmat, bertepuk dua tangan dengan cara penyajian yang lebih mengandalkan sentuhan tangan ahlinya.