• Majalah SCG
  • Majalah SCG
Rona Kota / Rabu, 19/02/2014 15:59 WIB
Pesilat Belanda Belajar Tapak Suci di Surabaya

Ischa Swartz, menjalani aktifitas sehari-harinya sebagai dokter hewan di Belanda. Hobi bela diri sudah digelutinya sejak 20 tahun silam. Memilih aliran tapak suci, pria yang tinggal di Amsterdam ini jauh-jauh terbang ke Surabaya.

"Sejak kuliah, memang saya suka pencak silat dan yang paling cocok dihati adalah belajar jurus tapak suci," ungkap Ischa. Diapun berlatih langsung jurus harimau kepada pendekar tapak suci Chusairi bersama siswa-siswi SMP Muhammdiyah 2 Genteng Surabaya, Dhufron Farros, Faiz Munif, Radjali, dan Yasinta Nadia.

Tapak suci adalah aliran pencak silat di Indonesia, yang sudah dikenal oleh masyarakat sejak tahun1969, dan Ischa sudah mempelajari 8 jurus nasional jilid 1 dan baru 3 jurus nasional jilid 2. "Saya memulai belajar jurus harimau di Surabaya, selanjutnya akan berlatih jurus lembu ke Jember," tukas Ischa disela-sela latihan di hall SMP Muhammdiyah 2 Genteng Surabaya.

kirim komentar

komentar

Muhammad Hanafi

Sabtu, 06/12/2014 11:56 WIB

ayo semangat para Insan pesilat, khususnya generasi muda Nusantara, jangan kalah dengan orang asing yang jauh-jauh ke negeri kita untuk belajar Pencak Silat