• Majalah SCG
  • Majalah SCG
  • Majalah SCG
Rona Kota / Senin, 17/02/2014 07:57 WIB
Pengemudi Taksi Bosowa Peduli Kelud

Sebagai bentuk keprihatinan terhadap bencana nasional, meletusnya Gunung Kelud, 13 Februari 2014 pkl. 22.49 WIB lalu. Taksi Bosowa Surabaya menunjukkannya dengan berbagi bunga mawar dan juga masker, bagi konsumen Taksi Bosowa yang sedang menggunakan jasa Taksi Bosowa. Tepatnya pada Hari Kasih Sayang, 14 dan 15 Februari 2014.

Bulan Februari, harusnya menjadi hari yang sangat membahagiakan dan penuh suka cita. Namun, tidak dengan Kota Kediri yang harus berduka karena gunung Kelud yang meletus. Dampak abu vulkanik pun menyebar hingga terasakan di Yogyakarta, Solo juga Surabaya. 5 bandar udara di Surabaya, Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Malang terpaksa ditutup. Jalanan dan rumah-rumah warga harus tertutup dengan debu abu yang tebal.

“Semoga bentuk perhatian kecil yang kami lakukan ini, memberikan semangat dan juga kesabaran bagi kita semua, khususnya warga Surabaya yang turut terkena dampak gunung Kelud. Kita pun tetap terus tabah dan berbagi perhatian kepada saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah,” ujar Wawan Purnawan, Head Operational Taksi Bosowa Surabaya.

Menurut Wawan, Mawar sebagai simbol kasih sayang, masker sebagai perlengkapan utama yang sangat diperlukan dan dihimbau untuk terus digunakan, khususnya bila keluar ruangan. Selain Mawar dan masker, Taksi Bosowa juga membagikan selebaran tips-tips seputar cara membersihkan abu vulkanik yang menempel di jalan, rumah, atau kendaraan. “Semoga bencana ini cepat berlalu dan segala kerusakan yang timbul karena peristiwa ini dapat segera diperbaiki, terselesaikan, dan menjadi jauh lebih baik lagi. Aamiin,” harap Wawan.

kirim komentar