• Majalah SCG
Rona Kota / Senin, 25/02/2013 11:40 WIB
Semua Boleh Bergoyang

Berawal dari melihat para waiters yang sedang bersalsa ria di sebuah restoran di Ubud, membuat wanita karir satu ini, mencari-cari komunitas salsa di kota tempatnya tinggal. Ya, dari situlah awal mula semangatnya untuk mendirikan sebuah komunitas salsa di kota Pahlawan ini. Joyce Sudarto, wanita yang sehari-harinya sibuk sebagai notaris inilah yang mempunyai ide awal agar pecinta salsa di Surabaya mempunyai wadah.

Ditemui di sela-sela latihan, dengan antusias menceritakan keberadaan komunitas salsa ini. “Tanggal 18 Januari yang lalu kebetulan ada Daniella dan temannya yang study di sini, aku pikir dia asalnya dari Columbia, di mana salsa berasal. Aku ajak beberapa teman, aku bawa CD salsa, kita bersalsa di sini, ternyata antusiasnya besar sekali. Malam itu yang ada sekitar 30-an orang. Dari situlah kita membentuk komunitas ini,” kisah Joyce kepada Surabaya City Guide.

Sabtu (23/2) lalu, kembali mendatangkan pelatih dari Cuba, yaitu Damaris Morales. Dia didatangkan oleh salah satu pengusaha di Surabaya ini yang juga pecinta salsa. Bukan hanya yang sudah mahir salsa, tetapi merka yang tidak tau tentang salsa pun bisa ikut serta. Dari yang bersepeda ontel sampai yang bermobil, semua bergoyang bersama. (Naskah & Foto: Cis)

kirim komentar